IBD Logo

Pentingnya Menghemat Energi

Energi adalah elemen kunci untuk pembangunan, karena memungkinkan kemajuan perusahaan, penciptaan lapangan kerja, dan arus investasi; namun, ini adalah salah satu industri yang paling berpolusi. Penghematan energi, dalam pengertian ini, merupakan manfaat bagi lingkungan, serta pelestarian sumber daya tak terbarukan.

Electrical energy is a fundamental element in our daily lives. In a digitalized and industrialized world like the one we live in, it is unthinkable not to have electricity, since we depend on it to carry out a large part of our activities and to have a better quality of life. Nowadays, we are just a button away from obtaining images, sounds, lighting, heat or cold, but we hardly stop to think about where it comes from, let alone the benefits of using it in moderation.

Listrik dihasilkan di pembangkit listrik yang mampu memperoleh energi dari sumber primer. Energi primer ini dapat terbarukan; seperti angin, radiasi matahari dan air, atau tidak terbarukan; seperti batu bara, gas alam, dan minyak. Meskipun banyak negara telah mengalami transformasi energi menuju energi bersih, sebagian besar konsumsinya masih ditujukan untuk energi tak terbarukan (73 persen).

Menurut data dari Buku Tahunan Statistik Energi Dunia 2020, 31% energi berasal dari minyak, 26% dari batu bara, dan 23% dari gas.

Dalam pengertian ini, energi tak terbarukan, yang berasal dari sumber fosil, berdampak signifikan terhadap lingkungan. Pertama, mereka mengarah pada eksploitasi sumber daya yang berlebihan yang mungkin suatu hari akan habis, dan kedua, mereka mengeluarkan sejumlah besar gas rumah kaca ke atmosfer, yang menyebabkan pemanasan global di planet kita. Oleh karena itu, penghematan energi merupakan elemen fundamental dalam penggunaan sumber daya energi.

Selain itu, penghematan energi menguntungkan baik perekonomian domestik maupun perekonomian nasional, terutama di negara-negara yang sangat bergantung pada minyak asing. Jadi, dengan mengurangi konsumsi, ini membantu mengurangi ketergantungan energi tersebut.

Tips hemat energi

  • Cabut perangkat elektronik saat tidak digunakan.
  • Matikan monitor komputer.
  • Tetap menyala hanya pada lampu yang sedang digunakan.
  • Gunakan bola lampu hemat energi.
  • Manfaatkan cahaya alami.
  • Gunakan peralatan hemat energi.
  • Buka pintu lemari es hanya jika diperlukan.
  • Penggunaan AC yang efisien.
  • Pilih energi bersih seperti panel surya.
  • Kurangi frekuensi penggunaan televisi dan peralatan tidak penting lainnya.

Energi merupakan elemen fundamental untuk pembangunan. Tanpa itu, masyarakat hidup dengan kekurangan dalam layanan paling dasar seperti kesehatan dan pendidikan, dan itu juga menjadi kendala bagi bisnis dan oleh karena itu bagi investor, yang menyebabkan pengangguran dan kemiskinan.

Akses universal terhadap energi sangat penting; namun, menurut data Bank Dunia (WB), hampir 1 miliar orang masih hidup tanpa listrik, dan ratusan juta kekurangan pasokan. Di sisi lain, negara-negara paling maju di wilayah urbanisasinya membuang hingga 98% energinya.

Menurut angka dari Buku Tahunan yang disebutkan di atas, China menyumbang 28% dari konsumsi listrik dunia pada tahun 2019, dengan pertumbuhan sebesar 4,5% pada tahun 2019.

Sumber: bbva.ch

Facebook
Twitter
Surel
Cetak
Picture of Administrator
Administrator

PT. Inti Bumi Dinamika

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Newsletter

Berlangganan Buletin & Acara kami sekarang juga untuk mendapatkan informasi terbaru.

Postingan Terbaru

Buka obrolan
Inti Bumi Dinamika
Halo,
Ada yang bisa kami bantu?